Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dikukuhkan sebagai Wali Budaya Pangan Nusantara oleh Masyarakat Peduli Pangan Nusantara. Pengukuhan dilakukan pada hari Jumat, 16 Oktober 2009 dengan penyerahan wayang Dewa Wisnu sebagai simbol kemakmuran dan miniatur lumbung pangan nusantara kepada Sultan yang juga Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

 

Wayang Dewa Wisnu dan miniatur lumbung pangan nusantara itu diserahkan Koordinator Umum Masyarakat Peduli Pangan Nusantara, Direktur Perkumpulan InProSuLA (Institute for Promoting Sustainable Livelihood Approach) Sarijo. "Kami menilai Sri Sultan Hamengku Buwono X mempunyai komitmen tinggi dan pengaruh kuat di dalam melestarikan budaya nasional," kata Sarijo.

 

Menurut dia, Sultan juga berhasil membangun persaudaraan dengan semua raja-raja di Nusantara. "Sultan juga mempunyai peran strategis dan konsistensi tinggi di dalam mengembangkan pangan lokal," katanya. Ia mengatakan pihaknya prihatin atas terabaikannya hak-hak warga atas kecukupan pangan dan merasa sistem pangan lokal kini makin terpinggirkan akibat modernisasi dan globalisasi.

 

Sultan mengatakan akan berusaha melaksanakan amanah dari gelar yang diterimanya dengan penuh tanggung jawab. "Saya akan lebih berupaya memfasilitasi ketahanan pangan lokal yang berkelanjutan," katanya. Menurut dia, Indonesia akan tumbuh tanpa jiwa dan identitas jika melupakan adat dan pembangunan pangannya tidak akan visioner dan berkelanjutan.

 

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/158136/sultan-hb-x-wali-budaya-pangan-nusantara


Hubungi Kami


Sekretariat Inprosula

Jl Magelang Km 4.3 Gg. Jatimulyo Tri/373A Yogyakarta 55242

+62 274 562370