Sustainable livelihood approach

Institute for Promoting Sustainable Livelihood Approach
InProSuLA

Promoting resilient communities through agriculture, fishery, forestry, and inclusive livelihood programs.

About Us

Building sustainable livelihood with communities.

InProSuLA works across agriculture, fishery, and forestry to support practical programs that strengthen community resilience.

  • INPROSULA NGO berbentuk Perkumpulan berbasis keanggotaan individu dan kelompok,  berdiri sejak 23 April 2006, diinisiasi oleh para aktivis professional yang pernah bekerja lebih dari 15 tahun di berbagai Lembaga Pembangunan di Indonesia didorong oleh semangat untuk berkontribusi agar masyarakat Indonesia tidak semakin terpuruk dalam kemiskinan akibat dampak pembangunan, bencana alam maupun konflik social dan praktek – praktek ketidakadilan

  • (NGO), Berbadah hukum: No 04 tanggal 24 Juli 2006, terdaftar di Pengadilan Negeri Yogyakarta dengan Nomor: W.13-UI/ 240.Pork/ HK.co/ XII/ 2008. di Badan Kesbanglinmas Propinsi DIY Indonesia No: 231/018/Kesbang/VI/2009 dan Kantor Kesbanglinmas Kota Yogyakarta Indonesia No: 200/396. InProSuLA terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan nomor: AHU-0055146.AH.07 Tahun 2016.

  • Terwujudnya kehidupan setiap orang secara lebih nyaman, aman, aktif dan produktif, lebih tahan lama dan mampu menghadapi dan pulih dari tekanan dampak salah urus pembangunan, bencana, globalisasi dan dampak dari praktek – praktek ke-tidak-adil-an .

    • Mengembangkan penghidupan masyarakat melalui kegiatan: pertanian berkelanjutan, peternakan, perikanan, pengembangan industri kerajinan mikro dan usaha bersama simpan-pinjam
    • Mitigasi kerusakan aset penghidupan masyarakat, melalui kegiatan: pendampingan sekolah lapang perubahan iklim, mempromosikan pengintegrasian resiko pengurangan bencana dalam kegitan pembangunan dan kegiatan masyarakat, perbaikan kualitas lahan dan ekosistem pertanian (hortikultura perikanan, peternakan dan kehutanan).
    • Capacity building masyarakat dan penggerak pembangunan melalui kegiatan: training, mentoring dan konsulting
    • Advokasi mempengaruhi kebijakan melalui: Pengembangan Forum Kelembagaan Pangan Multipihak, mengembangkan jaringan kerja, riset aksi daerah rawan pangan, kampanye public, mengembangkan musyawarah perencanaan pembangunan Pemerintah.

    1. Transparansi
    2. Akuntabilitas
    3. Demokrasi
    4. Efektivitas
    5. Sustainabilitas / berkelanjutan
    6. Kesetaraan dalam pembangunan
    7. Berkeadilan gender

    • Peningkatan Nilai Tambah Kopi Gayo untuk mengendalikan deforestasy di Kabuopaten Gayolues, Provinsi Aceh (USAID Lestari -InProSuLA)

    • Pengembangan Pertanian Terpadu Secara Lebih Produktif dan berkelanjutan di Kabupaten Malinau –Provinsi Kalimantan Utara (Millenium Challenge Corporation -InProSuLA)•Pengembangan Kebijakan Pangan dan Gizi melalui desentralisasi bantuan pangan berbasis kebutuhan masyarakat miskin di Provinsi DIY dan Jawa Tengah (Chemonic USAID -InProSuLA)•Pemulihan Mata Pencaharian untuk Petani Terkena Bencana Banjir Lahar di Kabupaten Magelang -Jawa Tengah ( HRF UN-OCHA –MRR UNDP -InProSuLA)

    • Kajian Peningkatan Efektivitas Layanan Program Pangan Untuk Mengatasi Masyarakat Miskin di Provinsi Daerah IstimewaYogyakarta (BAPPEDA DIY –InProSuLA)•Mendukung Kesetaraan Gender Rumah Tangga Petani Hutan untuk Adaptasi Perubahan Iklim melalui Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan yang Berkelanjutan di Kabupaten Kulonprogo (Finland Embasy –InProSuLA)

    • Penguatan Kelompok tani hutan untuk mengintegrasikan konservasi hutan kemasyarakatan dan sumberpangan di Kabupaten Kulonprogo (Finland Embasy –InProSuLA)

    • Pemulihan Mata Pencaharian petani, nelayan, perajin dan pedagang kecil korban gempa bumi di Yogyakarta dan Tsunami di Ciamis Jawa Barat (UN-OCHA,UNDP, Oxfam GB, YCAP/AIP–InProSuLA)

    • Capacity Building untuk Rekonsiliasi Komisi Pembaharuan Aceh, Perbaikan mata pencaharian dan pembaharuan tata pemerintahan di pedesaan bagi 62 CSO (DAI/ USAID -InProSuLA•Capacity Building Forum Kelembagaan pangan Multipihak ( Pemerintah, CBO dan Lokal NGO ) (Pemerintah Provinsi DIY –InProSuLA)

    • Membangun komunitas pengelola lumbung pangan sebanyak 957 kelompok tani, nelayan, perajin dan pedagang kecil di Propinsi DIY dan Kabupaten Ciamis PropinsiJawa Barat.

    • Advokasi Kebijakan Umum Anggaran untuk Ketahanan Pangan Masyarakat –advokasi RASKIN

Our Product

Selected products from InProSuLA

Explore available products and connect directly with our team for order information.

Main Activity

Programs that move with local needs

Our activities are designed to support long-term community capacity and sustainable resource management.

Pemberdayaan

InProSuLA bersama masyarakat dan mitra kerja mengembangkan program penguatan mata pencaharian (pertanian berkelanjutan, peternakan, perikanan-nelayan dan kehutanan masyarakat, perdagangan non formal dan industri skala rumah tangga, kredit mikro, pengembangan pasar aternatif), pelestarian fungsi lingkungan dan ekosistem penghidupan (konservasi dan rehabilitasi) dan pengembangan kapasitas masyarakat (lokal CSO dan NGO).

Pengorganisasian Jaringan Kerja

InProSuLA memfasilitasi tumbuh dan berkembang-nya Organisasi Rakyat di tingkat Komunitas (Kelompok Petani, Nelayan, Perajin, Kelompok Perempuan Tani, Paguyuban Pedagang, Paguyuban Lumbung Penghidupan), Forum Partisipasi Perencanaan Pembangunan Desa, Forum Konsultasi Publik, Forum Stakeholders Ketahanan Pangan dan Forum Yogyakarta Trust Fund.

Advokasi Kebijakan

InProSuLA mengembangkan kerjasama dengan Mitra–mitra Strategisnya: Badan Ketahanan Pangan, Partnership for Governance Reform in Indonesia, DPR dan DPRD, Satuan Kerja Pemerintah Daerah, Yogyakarta Parlementary Watch, dan Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan, serta berbagai Jaringan NGO untuk mengembangkan kegiatan advokasi melalui: Hearing dan konsultasi publik, studi dan riset terkait dengan implementasi kebijakan terkait dengan kepentingan hidup masyarakat miskin.

Sustainable Malinau Forest

Institute for Promoting Sustainable Livelihood Approach (INPROSULA) memimpin pengembangan program Pengelolaan Hutan Desa dan Pembangunan Kelestariannya Berbasis Konservasi Sumber Daya Alam dan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Malinau. Program ini adalah inisiatif pembangunan pengelolaan hutan lestari berskala besar dan berjangka panjang yang berfokus pada perlindungan hutan dan konservasi keanekaragaman hayati. Program ini akan menjangkau areal yang telah memiliki ijin pengelolaan hutan desa di 3 (tiga) desa yaitu Desa Setulang, Desa Long Berini dan Desa Long Kemuat Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, dengan kegiatan-kegiatannya berfokus pada Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD).

Sustainable Bulungan & Tana Tidung Forest

-

News

Latest stories and updates

Follow field notes, organizational updates, and community stories from InProSuLA.

Gallery

Moments from the field

Browse photos and videos from programs, products, and community activities.

  • All
  • Images
  • Videos
Teman-teman mitra INPROSULA menyimak pemaparan yang di berikan oleh Mr. Florian Reimer

Teman-teman mitra INPROSULA menyimak pemaparan yang di berikan oleh Mr. Florian Reimer

Tanya jawab dan diskusi antara INPROSULA dan Mr. Florian Reimer

Tanya jawab dan diskusi antara INPROSULA dan Mr. Florian Reimer

Mr. Florian Reimer membeli hasil karya Agemanjiwa eco-print, mitra binaan INPROSULA.

Mr. Florian Reimer membeli hasil karya Agemanjiwa eco-print, mitra binaan INPROSULA.

Bapak P. Sarijo memperkenalkan teman-teman mitra INPROSULA kepada Mr. Florian Reimer

Bapak P. Sarijo memperkenalkan teman-teman mitra INPROSULA kepada Mr. Florian Reimer

Pemberian penjelasan dari Florian tentang tahapan menuju Project Service Agreement (PSA)

Pemberian penjelasan dari Florian tentang tahapan menuju Project Service Agreement (PSA)

aneka benih pangan  lokal petani dampingan INPROSULA

aneka benih pangan lokal petani dampingan INPROSULA