Peringatan HPS 2014 dan Hari Jadi Kulon Progo ke 63 Menjadi Momentum Promosi RASDA Berbasis Kesejahteraan Petani
News

Peringatan HPS 2014 dan Hari Jadi Kulon Progo ke 63 Menjadi Momentum Promosi RASDA Berbasis Kesejahteraan Petani

29 Nov 2020

Promosi RASDA dilakukan pada momentum HPS 2014 dan bertepatan dengan Hari Jadi KulonProgo pada tanggal 15 Oktober 2014 di Alun-alun Wates, Kulonprogo. Kegiatan ini dihadiri sekitar 8500 peserta dari Wakil Gubernur DIY, Jajaran Pemkab Kulonprogo, SKPD, PNS, Seniman, Gapoktan, dan utusan Bupati/Walikota Se-DIY, Bupati Serdang Bedagai, Magelang, Kebumen dan peserta dari NGO/organisasi petani yang terlibat advokasi RASDA dari wilayah Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah dan NTB.

Pelaksanaan Pada momentum Peringatan Hari Pangan Sedunia ini, Pemkab Kulonprogo mempromosikan Logo Bela dan Beli Kulon Progo dengan etos Madep Mantep Pangane Dhewe. Bupati Kulonprogo juga pada momentum melakukan Ikrar untuk menjalankan Program RASDA sebagai manifestasi program bela dan beli di Kulonprogo. Pada peringatan ini digelar atraksi kebudayaan yang secara umum menggambarkan Kabupaten Kulonprogo berkomitmen untuk melaksanakan RASDA. Pagelaran kebudayaan dimulai dengan pertunjukan teatrikal secara kolosal dengan judul “ Lenggang Bukit Padi”. Pagelaran ini dimulai dengan prosesi tarian yang menggambarkan menanam padi, dilanjutkan dengan adanya serangan hama penyakit, dan munculnya pasukan yang melawan hama. Pada tahap selanjutnya menggambarkan tarian kolosan saat panen dan dilanjutkan dengan 24 grup gejog lesung yang menumbuk padi. Ketika padi sudah menjadi beras, maka diluncurkanlah program RASDA yang digambarkan dengan Ogoh-ogoh setinggi 6 x 4 meter yang dibawa oleh 8 orang. Ogoh-ogoh ini berisi tulisan RASKIN NO, RASDA Yes! sebagai simbol Kabupaten Kulonprogo berkomitmen melakukan pengadaan beras daerah dari petani setempat.

Sumber: inprosula.org